SHARE

primaradio.co.id – Tahun 2016 ini, Ujian Nasional (Unas) menggunakan komposisi 20 persen soal dengan klasifikasi Higher Order Thinking (HOT) alias dengan kesulitan tinggi. Persentase ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya 10 – 15 persen per mata ujian.

Menurut Kabid Analisis dan Sistem Penelitian Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Suprananto mengatakan bahwa klasifikasi soal dengan pemikiran tingkat tinggi bukan berarti soal tersebut sulit atau mudah. Soal mudah dan sulit itu subyektif. Belum tentu soal yang mudah menurut guru, mudah juga menurut siswa. Namun, tidak semua mata pelajaran menggunakan soal dengan klasifikasi (HOT). Beberapa yang memungkinkan adalah matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA.

Suprananto juga menambahkan, soal HOT sebenarnya lebih cocok disebut soal penalaran. Sehingga soal jenis ini lebih cocok untuk jawaban uraian atau penugasan. Namun dalam Unas, soal-soal tersebut tetap dimodifikasi menjadi pilihan ganda.