SHARE

primaradio.co.id – Perekonomian Jawa Timur diprediksi memiliki prospek cerah di tahun 2016 ini.

Menurut Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Daerah Bank Indonesia Jawa Timur Taufik Saleh,
mengatakan bahwa optimisme ini didasarkan pada hasil survei Bank Indonesia pada sejumlah perusahaan di Jatim. Dari sekitar 100 perusahaan yang disurvei, sikap perusahan yang optimis dengan yang pesimis berselisih sekitar 19 koma 47 persen, lebih banyak yang optimis. Dari sisi inflasi, BI memproyeksikan laju inflasi Jatim setara dengan level pada 2015, yakni 4 persen, plus-minus 1 persen.

Sementara dari sisi kredit, BI memproyeksikan rata-rata pertumbuhan kredit di jawa timur berkisar 12 hingga 14 persen. Diprediksi, pertumbuhan kredit akan lebih baik pada tahun ini, terutama jenis kredit modal kerja, investasi, maupun konsumsi.

Taufik juga menambahkan laju perekonomian jatim cukup kencang, terutama terlihat dari banyaknya aliran dana yang masuk dari luar provinsi ke wilayah Jawa Timur. Pergerkan dana tersebut termasuk digunakan untuk mendanai berbagai proyek Jawa Timur, termasuk di sektor usaha kecil menengah dan agrobisnis.