SHARE

primaradio.co.id – Bergesernya penggunaan e-money saat ini, berdampak pada berkurangnya pengunaan uang kartal. Terutama masyarakat menengah ke atas yang paling meninggalkan kebiasaan penggunaan uang kartal.

Menurut Direktur Utama Peruri Prasetio mengatakan bahwa tahun ini akan mencetak uang kartal sebesar 8,5 miliar lembar. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 500 juta dibanding total uang kartal yang dicetak pada tahun lalu. Tercatat pada tahun 2015 cukup tinggi yaitu sebesar 9 miliar.

Prasetio juga menambahkan, pengunaan e-money tidak mempengaruhi kinerja Peruri yang merupakan perusahaan percetakan uang kartal di Indonesia. Bahkan, Peruri juga berencana akan melakukan ekspansi untuk mengembangkan sistem uang elektronik.