SHARE
Foto: Humas Pemkot Surabaya

primaradio.co.id – Surabaya menjadi tuan rumah Surabaya Marathon, event lari bertaraf internasional. Surabaya Marathon 2018 merupakan event lari kedua yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jawa Timur bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya. Surabaya Marathon 2018 diselenggarakan pada Minggu, 12 Agustus 2018, dan diikuti sekitar 4.400 peserta, naik 50 persen dibanding tahun lalu.

Ada beberapa kategori yang dilombakan, diantaranya kategori nasional, open dan master (usia 40 tahun keatas) dalam empat kategori jarak: full marathon (42,2km), half marathon (21,1km), 10km dan 5km

Ketua Panitia Surabaya Marathon 2018 Fransisca Maria Budiman mengatakan tujuan diselenggarakannya event lari tingkat dunia ini untuk mengenalkan potensi Kota Surabaya yang dinilai mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini.

Sisca juga menambahkan, ribuan peserta yang mengikuti Surabaya Marathon 2018 berasal dari berbagai Negara, seperti Inggris, Belanda, Amerika, Ekuador, Ethiopia, India, Meksiko, Denmark, Hongkong dan Singapura. Sementara peserta dari Indonesia sendiri mencapai 4.300 pelari yang datang dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya Afghany Wardhana memastikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dijadwalkan akan membuka event internasional ini. Adapun start dan finish Surabaya Marathon 2018 ini akan dilakukan di Jalan Embong Malang. “Kompetisi ini akan dibagi empat kategori, yaitu Full Marathon yang akan start pukul 04.30 Wib, Half Marathon akan start pukul 05.00 Wib, 10 kilimeter start pukul 05.30 Wib, dan 5 kilometer start pukul 05.45 Wib,” kata Afghany saat jumpa pers, Rabu (8/8/2018).

Untuk mensukseskan acara ini, semua OPD di jajaran Pemkot Surabaya akan all out. Sebab, event ini akan berdampak positif bagi Kota Surabaya. “Acara ini sangat membanggakan. Lewat acara ini, selain menggelorakan olahraga dan mendongkrak perekonomian, kami juga berharap bisa mendorong dunia wisata di Surabaya meski destinasinya berbeda (dibandingkan daerah lain),” ujarnya.

Menurut Afghany, pada saat acara itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sudah menyiapkan penampilan seni di lima titik, yaitu music patrol di Bambu Runcing, Campursari anak di Taman Bungkul, Barongsai di depan Kebun Binatang Surabaya, angklung dan perkusi di depan TMP Mayjen Sungkono dan drumband di Tugu Pahlawan. “Nantinya, Dinas Kesehatan juga akan menyiapkan 12 tim di 12 lokasi dan akan disiapkan pula toilet portable di 6 unit di beberapa titik di Surabaya,” kata dia.

Malam harinya, lanjut dia, para peserta akan dijamu oleh Wali Kota Risma di Taman Surya. Pada saat itu, akan disiapkan berbagai makanan khas Surabaya dan akan diserahkan pula piala-piala untuk para pemenang.

Adapun rute yang akan dilintasi para peserta yaitu Jalan Embong Malang – Jalan Blauran – Jalan Bubutan – Jalan Kebon Rojo – Jalan Pahlawan – Jalan Gemblongan – Jalan Tunjungan – Jalan Gub. Suryo – Jalan Yos Sudarso – Jalan Walikota Mustajab – Jalan Biliton – Jalan Sulawesi – Jalan Raya Gubeng – Jalan Karimun Jawa – Jalan Sono Kembang – Jalan Panglima Sudirman – Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Raya Darmo – Jalan Wonokromo – Jalan A. Yani – U Turn Jalan A. Yani (depan Cito) – Jalan A. Yani – Wonokromo – Jalan Bumiarjo – Jalan Diponegoro – Jalan Ciliwung – Jalan Adityawarman – Jalan Mayjen Sungkono – Jalan HR Muhammad – Jalan Mayjen Yono Soewojo – Uturn depan Spassio – Jalan Mayjen Yono Soewojo – Jalan HR Muhammad – Jalan Mayjen Sungkono – Jalan Indragiri – Jalan Dr. Soetomo – Jalan Raya Darmo – Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Basuki Rachmad – Jalan Embong Malang.

Sementara itu, Kaurbinops Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Moch. Su’ud memastikan Polrestabes Surabaya akan all out mendukung acara ini hingga selesai. Bahkan, bersama Dishub Surabaya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas pada saat acara tersebut. “Jadi, kami imbau kepada masyarakat untuk menghindari rute-rute yang telah ditetapkan oleh panitia, karena di rute itu akan dialihkan dan akan mengutamakan para pelari,” tegasnya.

Kasie Pengawasan dan Penertiban Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo memastikan pihaknya akan menerjunkan 250 personil untuk pengaturan arus lalu lintas, penataan parkir, pemasangan sarana prasarana lalu lintas (traffic cone, barrier dan palang kuda).

“Kami juga menyiapkan Traffic Cone 800 buah, Barrier 250 buah dan Palang Kuda 250 buah. Kami juga menyiagakan 20 Unit Patroli dan derek serta 13 unit Patroli Roda dua di beberapa titik atau persimpangan,” pungkasnya. (bee)