SHARE
Seniman muda gelar pameran karya bertajuk “No Limit No Fear” (Foto: Alfi Purnomo)

primaradio.co.id – Sekumpulan anggota alumni Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) atau yang saat ini dikenal dengan nama SMK Negeri 12 Surabaya menggelar pameran karya bertajuk “No Limit No Fear”. Gelaran karya ini diselenggarakan di Galeri Paviliun House Of Sampoerna Surabaya pada tanggal 13 Juli hingga 11 Agustus 2018.

Gelaran No Limit No Fear ini terselenggara karena adanya semangat bebas berekspresi dalam menciptakan karya seni, para seniman muda yang tergabung dalam forum alumni berupaya untuk terus mengasa kreatifitas, menghasilkan karya-karya yang menarik dengan menggunakan beragam media. Forum aliansi, yang terbentuk sejak tahun 2017 atas dorongan House of Sampoerna(HoS), awalnya merupakan sekumpulan anggota alumni SMSR yang secara aktif berkegiatan seni. Kedepan forum aliansi diharapkan menjadi wadah yang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi semua seniman Surabaya yang ingin bergabung dan berkarya bersama.

“Dengan terselenggaranya pameran ini kami ingin silaturahmi antar anggota alumni tetap terjalin sehingga tujuan utama kami untuk terus menanamkan nilai-nilai seni di jiwa masyarakat dapat terwujud”, ujar Miftahul Khoir, Ketua Forum Aliansi saat ditemui di Galeri Paviliun HoS, Rabu (11/7).

Sebanyak 31 Karya baik berbentuk 2 maupun 3 dinemsi diciptakan secara apik dengan keunikan cerita dibaliknya. Para seniman muda yang turut serta dalam pameran ini menerjemakan pemahaman akan keberanian melalui beragam cara seperti menggambarkannya langsung kedalam karya atau dengan cara keluar dari pakem mereka selama ini, yakni media selain kanvas dan bereksperimen dengan warna serta teknik yang luar biasa.

Seperti karya Raka Valdiansyah yang berjudul Penyet-penyetan, baginya berkarya itu bukan melulu hanya soal melukis, melainkan bermain-main dengan media lain yang juga bisa dianggap berkarya. Karya Raka tergolong salah satu karya yang unik dalam pameran ini karena menggunakan media seng, stiker yang dikombinasikan dengan drawing sehingga menghasilkan karya yang tidak terpikirkan oleh orang lain. Ketua Forum Aliansi, Miftahul Khoir berharap dengan adanya pameran ini, dapat menjadi inspirasi dan menumbukan jiwa seni pada masyarakat untuk turut ikut berkarya.

Sementara itu Pameran “No Limit No Fear” juga menjadi pameran pertama yang digelar di Galeri Paviliun yakni ruang galeri baru yang menempati bangunan pavilion Rumah Barat, serta memiliki misi pendidikan dalam memperkenalkan seni, budaya, dan sejarah dalam berbagai program pameran yang akan digelar setiap bulannya dengan melibatkan seniman dari berbagai latar belakang, kolektor, komunitas, institusi pendidikan, dan budaya dari dalam maupun luar negeri, yang memiliki kepedulian yang sama dalam perkembangan dan pelestarian seni dan budaya. (alf/bee)