SHARE

primaradio.co.id – Pengidap Tuberkulosis di Surabaha tahun ini mencapai 4.754 pasien. Jumlah ini merupakan terbanyak di wilayah Jawa Timur.

Dari Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur, jumlah pengidap TB terbanyak selanjutnya pada Jember dengan 3.128 pengidap, Sidoarjo dengan 2.292 pengidap, Kabupaten Malang sebanyak 1.932 pengidap, dan Kabupaten Pasuruan 1.809 pengidap.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Harsono mengatakan bahwa tingginya angka tuberkulosis di Surabaya disebabkan Surabaya merupakan kota yang padat penduduk, banyak lingkungan yang tidak sehat terutama Rumah di gang kecil yang bisa ditinggali 4 keluarga sekaligus. Kepadatan dan lingkungan yang tidak sehat membuat penyebaran TB semakin mudah. Sehingga selain llingkungan yang sehat, juga diperlukan pendampingan untuk membiasakan batuk dan bersin dengan baik.

Harsono juga menambahkan, di Jawa Timur temuan TB mencapai 40.185, jumlah ini terbanyak kedua di Indonesia setelah Jawa Barat. Dan 2.475 di antaranya merupakan TB Paru yang mudah menular.

Pencegahan TB juga dilakukan dengan imunisasi bayi sejak 1 bulan dilahirkan. Karena, bayi yang terinfeksi TB mencapai 90 persen, hanya saja yang positif TB baru 5 persen. Diharapkan keluarga mendukung pengidap TB untuk rutin berobat hingga sembuh. (Zum/Nji)