SHARE

primaradio.co.id – Animo masyarakat memanfaatkan penerbangan rute baru dari Surabaya -Pulau Bawean Gresik ternyata cukup tinggi. Hal ini terlihat dari data jumlah penumpang yang naik pesawat Airfast Indonesia untuk penerbangan dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandar Udara Harun Thohir Bawean, yang peresmiannya dilakukan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Gubernur Jatim Soekarwo empat hari lalu, tepatnya 30 Desember 2015.

Menurut Penjabat (Pj) Bupati Gresik Akmal Boedianto mengatakan bahwa penerbangan dari Bawean menuju Surabaya atau sebaliknya dibuka dua kali dalam seminggu. Yakni, hari Selasa dan Kamis. Setiap penerbangan, jumlah seat penumpang hanya 13 orang, ditambah dua orang kru pesawat. Sementara waktu penebangan hanya sekitar 45 menit.

Akmal berharap, tingginya animo masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi udara ke Bawean ini terus bertahan. Hal ini diyakini agar maskapai tidak merugi dan menghentikan penerbangannya, seperti yang terjadi pada penerbangan perintis di beberapa daerah lainnya di Jatim. Sehingga, masyarakat Bawean Gresik akan mendapatkan multiplayer effect dari keberadaan bandara Harun Thohir yang ada di wilayahnya. (zum/nji)