SHARE

primaradio.co.id – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengimbau masyarakat Surabaya agar waspada terhadap anomali cuaca tidak menentu akhir-akhir ini.

Risma berpesan, supaya warga Surabaya tidak meremehkan segala bentuk perubahan cuaca yang akan terjadi. Perubahan cuaca ini, lanjut Risma, harus diikuti dengan mengubah perilaku seseorang dalam berkendara, mengingat musibah bisa datang tiba-tiba.

“Kalau sudah tau mendung dan mau hujan langsung pakai jas hujan, jangan ditunda-tunda. Aku tau ada kecelakaan itu merinding semua, darah kececeran dimana, langsung aku telfon 112 biar ditangani anak-anak. Kalau begitu siapa yang tidak ngeri, meninggal itu dua-duanya,” kata Tri Rismaharini.

“Tidak bisa kita mengatakan, apa kata nanti, sungguh itu tidak boleh, makanya kita harus mempersiapkan dengan baik,” imbuhnya.

Dampak lain dari perubahan iklim, menurut risma adalah gangguan terhadap bahan pangan yang diakibatkan oleh global warning. Wali Kota Surabaya bahkan mengingatkan, bukan tidak mungkin Indonesia akan mengalami kesulitan dalam masa panen karena cuaca yang tidak menentu.

“Kalau warga punya uang banyak, jangan dihambur-hamburkan hanya untuk makan, nanti kalau sudah langka dan akhirnya harga melambung tinggi kita sendiri yang akan sulit,” tandasnya. (*)

sumber : Surya