SHARE

primaradio.co.id – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menyebut masih banyak profesi arsitek yang belum memiliki sertifikasi. Padahal jumlah anggota saat ini telah mencapai 17 ribu anggota.

Menurut Ketua IAI, Ahmad Djuhara mengatakan bahwa dari anggota tersebut hanya sekitar 3.000 atau 17,6 persen anggota yang bersertifikat. Atau sekitar tiga ribu arsitek dari 240 juta penduduk Indonesia. Padahal, idealnya minimal enam ribuan, waktu itu PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) minta 10 ribu.

Djuhara juga menambahkan, masalah ini telah menjadi masalah bangsa yang harus dicarikan solusinya dengan baik. Untuk itu, pihaknya mengaku sudah menjalin kerjasama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Arsitek Indonesia. (Zum/Nji)