SHARE
Presiden Jokowi tinjau kesiapan atlet Pencak Silat di venue pencak silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur ( Foto: presidenri.go.id)

primaradio.co.id – 14 cabang olahraga menjadi andalan Indonesia dalam ajang Asian Games 2018. Bahkan Indonesia menargetkan posisi 10 besar dalam perhelatan Asian Games 2018. Sebuah upaya yang tidak mudah sebenarnya, mengingat dalam perhelatan Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, Indonesia hanya menempati peringkat 17 dengan 4 emas, 5 perak, 11 perunggu.

Namun sebagai tuan rumah, Indonesia memiliki hak untuk memasukkan cabang olahraga tambahan yang dianggap dapat memberikan keuntungan dalam perolehan medali. Maka munculah bridge, paralayang, panjat tebing, pencak silat, hingga jetski sebagai cabang olahraga di luar 28 cabang olahraga wajib di Olimpiade.

Adapun ke-14 cabang olahraga yang akan menjadi andalan untuk mendulang medali emas adalah:

1. Bulu Tangkis

Indonesia menargetkan dua emas dari cabang Bulu Tangkis. Nomor paling berpeluang masih datang dari ganda putra. Pasangan nomor satu dunia saat ini, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamulyo, menjadi tumpuan Indonesia. Selain ganda putra, di nomor ganda campuran menjadi andalan lewat pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Selain Marcus/Kevin dan Tontowi/Liliyana, Indonesia juga masih memiliki beberapa nama potensial lain. Pasangan senior Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berpeluang menjadi underdog dengan pengalaman mereka. Ada pula pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang penampilannya sedang menanjak. Apalagi, Greysia berhasil menyumbang medali emas bagi Indonesia di Asian Games Incheon 2014, bersama Nitya Krishinda Maheswari.

2. Panahan

Indonesia menargetkan satu emas dari cabang panahan. Sejauh ini, atlet potensial dari cabang ini muncul di nomor recurve. Nama-nama seperti Riau Ega Agatha di putra dan Diananda Choirunisa di putri masih menjadi andalan Indonesia. Selain bermain di nomor individual, Riau dan Diananda juga akan turun di nomor beregu.

3. Atletik

Hanya satu emas yang ditargetkan Indonesia dari salah satu cabang dengan nomor pertandingan terbanyak ini. Peluang emas muncul dari nomor lompat jauh. Di nomor ini ada beberapa nama seperti Sapwaturrahman Sanapiah di putra dan Maria Londa Natalia di putri.

4. Boling

Pelatnas boling Indonesia menargetkan satu medali emas di Asian Games 2018 mendatang. Dari tiga nomor yang dipertandingkan, target emas muncul dari nomor tim. Saat ini, total ada 14 atlet dari nomor beregu di putra dan putri yang menjalani pelatnas boling di Ancol, Jakarta Utara.

5. Kano/Rowing

Sebanyak 15 nomor pertandingan akan dipertandingkan di cabang dayung. Meski begitu, hanya satu medali emas yang ditargetkan dari cabang ini.

6. Bridge

Bridge merupakan salah satu cabang baru yang dipertandingkan di Asian Games. Akan ada enam nomor yang dipertandingkan, yaitu men team, women team, mixed team, supermixed team, men pair, dan mixed pair. Indonesia menjadikan bridge sebagai salah satu cabang untuk menambah perolehan emas.

PB Gabsi menyebut keenam nomor ini memiliki peluang meraih medali. Meski begitu, hanya dua emas yang ditargetkan. Demi meraih target itu, cabang olahraga asah otak ini telah merekrut pelatih asing asal Polandia, Krzysztof Martens, untuk menggenjot atlet-atlet bridge yang tergabung di pelatnas.

7. Balap Sepeda

Cabang balap sepeda menargetkan raihan dua emas di Asian Games 2018. Raihan positif di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur Malaysia, yang meraih dua emas dan perak, membuat cabang ini cukup optimistis memenuhi target. Nomor pertandingan track dan BMX menjadi adalah nomor andalan Indonesia.

PB ISSI mengatakan Indonesia memiliki banyak atlet BMX yang bagus. Nama-nama seperti Elga Kharisma, Rio Akbar, I Gusti Bagus Saputra, dan Toni Syarifudin sebenarnya bukan hanya atlet disiplin track karena disiplin mereka sebenarnya adalah BMX. Tapi, PB ISSI telah meminta mereka untuk turun pada nomor track dan BMX.

8. Jetski

Dari cabang Jet Ski, Indonesia menargetkan dua emas. Juara Dunia 2014, Aero Sutan Aswar, menjadi andalan Indonesia untuk mendulang emas di nomor emas. Saat ini, Aswar dan saudaranya, Aqsa Sutan Aswar berlatih langsung di Amerika Serikat.

9. Paralayang

Cabang paralayang menargetkan satu medali emas di Asian Games 2018 mendatang. Nomor andalan cabang ini ada di nomor ketepatan mendapat putri. Ada nama Rika Wijayanti yang baru saja menjadi juara di ajang World Cup Seri 1 di North Cyprus, Turki, pada Februari 2018. Saat ini, Pelatnas Paralayang berlatih rutin di daerah Cisarua, Bogor.

10. Pencak Silat

Pencak silat merupakan salah satu cabang yang baru dipertandingkan di Asian Games. Berstatus sebagai olahraga asli Indonesia, pemerintah menargetkan cabang ini menjadi salah satu lumbung medali. Catatan Indonesia di cabang ini memang cukup meyakinkan.

11. Panjat Tebing

Panjat Tebing juga merupakan cabang baru di Asian Games 2018. Indonesia memang cukup terkenal memiliki atlet panjat tebing profesional. Apalagi berkaca pada hasil di Kejuaraan Dunia tahun lalu yang diikuti, peluang Indonesia dinilai cukup terbuka.

Pada 2017, Indonesia ikut di tiga kejuaraan dunia, dari tujuh kejuaraan dunia yang ada. Hasilnya pun tak mengecewakan. Tampil tak diunggulkan, Indonesia berhasil merebut perak di dua turnamen, yakni di Wujian dan Xiamen, Cina.

12. Taekwondo

Indonesia menargetkan satu emas dari cabang taekwondo di Asian Games 2018 mendatang. Indonesia mengandalkan nomor poomsae untuk mendulang emas. Pada turnamen pemanasan (test event) menuju Asian Games 2018, nomor ini mampu tampil apik dan konsisten menyumbang emas.

13. Angkat Besi

Kepastian dari Komite Olimpiade Asia (OCA) untuk mempertandingkan angkat besi nomor 62 kilogram, membuka asa Indonesia meraih emas di nomor ini. Indonesia memiliki Eko Yuli Irawan yang merupakan peraih medali perak di Olimpiade Rio 2016 lalu.

Indonesia juga memiliki nama-nama seperti Deni dan Triyatno di nomor 69 kilogram. Ada pula nama Sri Wahyuni di nomor 46 kilogram Putri.

14. Wushu

Di cabang wushu, Indonesia masih mengandalkan Lindswell Kwok. Indonesia pun hanya menargetkan meraih satu emas di cabang ini. Lindswell merupakan peraih emas di tiga kejuaraan dunia wushu. Ia juga merupakan peraih medali perak di Asian Games Incheon 2014. Saat itu ia kalah dari wakil Cina, Yu Mengmeng.

Sumber: Tempo