SHARE
Foto: AFP

primaradio.co.id – Sebuah gagasan unik, dimana Bangladesh mulai membangun taman pengendalian amarah di ibu kota Dhaka, yang diharapkan akan membantu 15 juta warga mengatasi stres sehari-hari.

Seperti dilansir Daily Nation, kemacetan lalu lintas, polusi suara dan debu, kekacauan di musim hujan, serta kejahatan kecil menjadi keluhan sehari-hari warga Dhaka.

Sayeed Khokon, wali kota di bagian selatan Kota Dhaka berharap taman seluas 15 hektare yang dibangun dengan anggaran US$ tujuh juta atau sekitar Rp 93,4 miliar di dekat kantor pemerintah utama itu bisa membantu mengurangi stres.

Proses pembangunan Taman Goswa Nibaroni atau pengendalian amarah diperkirakan akan memakan waktu 12 sampai 14 bulan. Taman ini akan meliputi danau, tempat makan, musik yang santai, dan televisi dengan layar raksasa.

Seperti diketahui, Dhaka, merupakan salah satu kota metropolitan dengan pertumbuhan paling pesat di dunia yang kehilangan ruang hijau akibat pembangunan massal wilayah permukiman baru.

Bahkan Dhaka yang dulunya dikenal dengan pepohonannya itu kini menjadi salah satu kota paling tercemar di dunia dengan tingkat polusi mendekati New Delhi di India. (bee)

Sumber: Tempo