SHARE

primaradio.co.id – Kepindahan Neymar Junior masih menyisahkan duka bagi Barcelona. Klub asal Catalan seperti belum bisa move on sejak ditinggal Neymar pada bursa transfer musim panas kemarin.

Direktur Olahraga Barcelona, Robert Fernandez bahkan menyalahkan Neymar karena pergi di saat klub dalam kondisi kacau. Hal itulah yang membuat prestasi Blaugrana memburuk pada musim 2016/2017. Piala Supercopa de Espana adalah bukti konkret kesalahan pemain Brasil di mata Fernandez. Pasalnya, menurut Robert kegagalan Barca menjuarai ajang tersebut adalah karena kepindahan Neymar yang membuat situasi semakin sulit bagi Barca.

“Cara kepergian Neymar benar-benar meninggalkan kerusakan besar terhadap kami, semua terjadi pada pertengahan musim panas. Dia meninggalkan kami dalam kondisi frustrasi, dan itu terlihat dalam pertandingan Supercopa,” cetus Fernandez dalam pertemuan dengan anggota klub di Barcelona, seperti dilansir Marca.

Seperti diketahui, Neymar resmi hengkang ke Paris Saint Germain dengan mahar sebesar 222 juta euro. Meski transfer tersebut sempat tertunda, namun pada akhirnya pihak Barca tidak bisa menghalangi kepergian eks Santos dari Camp Nou. Menurut Fernandez, kepergian Neymar itu membuat Barcelona frustrasi.

Kehilangan Neymar membuat Barcelona bergerak cepat untuk mendapatkan pengganti. Ousmane Dembele kemudian didatangkan dari Borussia Dortmund dengan nilai transfer sebesar 150 juta euro. Namun kontribusi sang pemain terbilang minim, karena Dembele justru harus menepi karena mengalami cedera.

“Dembele adalah pemain yang sangat bagus dan akan memberikan kontribusi besar setelah dia kembali dari cedera. Kami juga terus mencari bek kanan setelah Dani Alves pergi. Kami ingin pemain yang cepat dan kuat. Ada beberapa bek kanan yang memenuhi kriteria tersebut, termasuk Semedo yang akhirnya kami beli.” tandasnya. (joe)