SHARE

primaradio.co.id – Pemerintah telah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) baik subsidi maupun non subsidi. Secara langsung, Bank Indonesia (BI) menilai penurunan tersebut akan mempengaruhi laju inflasi.

Menurut Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan bahwa pengaruh inflasi akan lebih terasa jika diikuti dengan penurunan tarif angkutan umum. Diharapkan, pemilik jasa angkutan umum sedianya mau menurunkan tarif angkutan. Mengingat pemerintah telah menurunkan harga BBM dan menghimbau supaya tarif angkutan umum turun minimal 3 persen.

Mirza menambahkan, jika hanya harga BBM saja yang turun, sedangkan biaya lain tidak turun dampak terhadap penurunan inflasi juga tidak banyak. Sehingga perlu adanya kerja sama dari sektor transportasi untuk bersedia melakukan penurunan ongkos transport‎.(zum/nji)