SHARE

primaradio.co.id – Perusahaan Gas Negara (PGN) akan menambah jaringan pipa gas transmisi dan distribusi sepanjang 1.650 kilometer. Penambahan tersebut akan dilakukan empat tahun, mulai 2016 hingga 2019.

Menurut Pejabat Senior PGN, Sri Budi Mayaningsih mewakili para pejabat senior dan Punabhakti PGN mengatakan bahwa infrastruktur pipa gas bumi sepanjang 1.680 kilometer yang akan dibangun adalah proyek pipa transmisi open access Duri-Dumai-Medan. Kemudian pipa transmisi open access Muara Bekasi-Semarang, pipa Distribusi Batam (Nagoya) WNTS-Pemping, dan pipa distribusi gas bumi di wilayah eksisting dan daerah baru lainnya. Dengan tambahan pipa gas ini, akan membuat jumlah pipa gas PGN di tahun 2019 nanti mencapai lebih dari 8.660 kilometer. Jumlah ini akan meningkatkan kemampuan penyaluran gas hingga 1.902 MMscfd.

Maya juga menambahkan, hingga Maret tahun ini, jaringan pipa gas bumi PGN telah mencapai 6.986 kilometer. Pipa gas ini merepresentasikan 76 persen pipa gas nasional. Untuk Jatim, selain ke pelanggan industri, PGN juga terus melakukan percepatan pembangunan jaringan gas (Jargas) rumah tangga di Surabaya. Langkah ini dilakukan sebagai wujud dukungan terhadap program city gas yang digagas pemerintah. Tahun ini, perusahaan gas plat merah ini yakin bisa mengaliri sekitar 24 ribu pelanggan rumah tangga baru di Surabaya, yang terbagi tiga kluster besar, yakni di wilayah Surabaya Timur, Surabaya Tengah, dan Surabaya Selatan. Agar terealisasi, PGN akan membangunan infrastrutur pendukung, berupa pipa dengan diameter pipa polyetilen ukuran 63 mm dan 180 mm sepanjang 167 kilometer. (Zum/Nji)