SHARE

primaradio.co.id – Pada bulan April 2016, Jawa Timur mengalami deflasi sebesar 0,25 persen. Komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya deflasi adalah, penurunan harga bensin, tarif listrik, transportasi, dan komunikasi.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur, Teguh Pramono, mengatakan, kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi tertinggi di bulan April adalah kelompok transportasi, komunikasi, dan tarif listrik, serta turunnya harga bensin.

Teguh Pramono juga menambahkan, selain di bulan April Jatim alami inflasi, secara industri terutama industri kertas di Jatim menurun, karena beralihnya konsumen pengguna kerta ke e paper yang kini sedang trend di masyarakat. (Trs/Bee)