SHARE

primaradio.co.id – Terbukanya pintu masuk bagi tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia, khususnya Jawa Timur tidak perlu ditakuti masyarakat.

Menurut Pengamat Ketenagakerjaan, Gempur Santoso mengatakan bahwa Jawa Timur memiliki kebudayaan yang kuat. Hal ini bisa menjadi modal berharga terkait mulai banyaknya TKA yang masuk ke Jatim. Selain budaya, masyarakat Jatim juga perlu meningkatkan kualifikasi tenaga kerja. Pelatihan-pelatihan yang bersifat nonformal juga perlu didorong, karena hal itu bisa meningkatkan kualitas kerja. Sedangkan pada pendidikan formal, cenderung melihat jumlah kualifikasi lulusan. Jika peningkatan kualifikasi kualitas terus didorong, maka masyarakat akan sendirinya memiliki ide atau cara untuk bersaing, khususnya dengan TKA.

Santoso juga menambahkan, agar tidak terkesan diserang tenaga asing, sebaiknya gubernur jatim perlu membuat peraturan daerah yang tidak bertentangan dengan ratifikasi MEA. Nantinya, peraturan-peraturan itu, bisa memfilter sehingga TKA tidak membanjiri Jawa Timur.(Zum/Nji)