SHARE

primaradio.co.id – Dewan Surabaya keluhkan tak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak hotel di Surabaya. Pasalnya, jumlah hotel yang terus meningkat, tak sebanding dengan jumlah pemasukan pajak.

Menurut Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Ahmad Zakaria, mengatakan bahwa sepanjang tahun 2015, jumlah hotel di Surabaya meningkat cukup tajam. Bahkan booming, hingga tersebar di mana-mana. Hanya saja jumlah pajak hotel minim. Dari target pendapatan pajak sektor hotel pada 2015 mencapai Rp 200 miliar, ternyata hanya tercapai Rp 187 miliar. Sementara di tahun 2016 ini, targetnya naik lagi, mencapai Rp 223 miliar.

Ahmad Zakaria juga menambahkan, potensi pajak hotel di Surabaya cukup besar. Selain dari jumlah, tingkat hunian hotel di kota Surabaya juga cukup tinggi.
Sebagai kota bisnis, hotel di Surabaya selalu penuh dengan tamu-tamu bisnis. Mereka memanfaatkan hotel berbintang, mulai bintang tiga hingga lima, yang jumlah kamarnya lebih dari 10.000 kamar.