SHARE

primaradio.co.id – Gaji yang lumayan tinggi tanpa ditunjang dengan kinerja yang maksimal, menjadi sorotan kalangan Dewan Kota Surabaya untuk Lurah dan Camat di Surabaya. Sehingga, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemkot Surabaya diminta ketat melakukan pengawasan, khususnya dalam pelayanan.

Menurut Ketua DPRD Kota Surabaya Armudji, mengatakan bahwa selama ini pemkot Surabaya memberikan gaji dengan tunjangan untuk Lurah mencapai Rp 13 juta dan gaji dan tunjangan camat mencapai Rp 20 juta. Dewan akan melakukan fungsi kontrol dan berharap pelayanan lurah dan camat seperti di DKI Jakarta yang sudah sistematis, seperti bank.

Sekedar informasi, gaji lurah di Kota Surabaya dengan sejumlah tunjangan mencapai Rp 13 juta lebih. Untuk gaji seorang camat di Kota Surabaya dengan fasilitas tunjangan mencapai Rp 20 juta. Namun, pelayanan yang diberikan lurah dan camat di Kota Surabaya masih dikeluhkan, karena tidak mampu memberantas pungutan liar (pungli), serta keberadaan calo pelayanan masih marak.(zum/nji)