SHARE

primaradio.co.id – Kalangan dewan menilai, Pemerintah Kota Surabaya tidak mengoptimalkan anggaran penanggulangan banjir sebesar Rp 600 milyar yang terbukti masih terjadi banjir. Salah satu nya Pemkot tidak menjalankan fungsi pengawasan yang baik secara periodik terkait mesin-mesin pompa yang ada.

Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Vincentius Awey, mengatakan, meski anggaran banjir tahun ini sama dengan tahun lalu, namun Pemkot Surabaya seharusnya tetap mengoptimalkan anggaran tersebut, terutama pemeliharaan mesin-mesin pompa air.

Vincentius Awey juga menambahkan, Pemerintah Kota Surabaya seharunya melakukan pemantauan secara periodik terhadap mesin-mesin pompa air, agar banjir di Surabaya setiap tahun terjadi terus menerus dengan persoalan yang sama. (Trs/Bee)