SHARE

primaradio.co.id – Komisi C DPRD Kota Surabaya mengancam akan mengembalikan pembahasan pencabutan perda nomor 13 tahun 2011 apabila Bagian Hukum dan Dinas Pengelolaan Tanah Pemkot Surabaya tak mau menyerahkan draft BOT perjanjian dengan investor PT Gala Bumi Perkasa.

Menurut anggota komisi C DPRD Surabaya, Vincensius Awey mengatakan jika Pemkot Surabaya mengajukan permintaan pembahasan pencabutan perda tersebut karena sudah tak bisa diterapkan lagi. Hal ini karena Pasar Turi sudah berganti obyek pasca kebakaran. Dulu, Pasar Turi dikelola UPTD namun kini sudah beralih dikelola investor.

Awey juga menambahkan, perda itu dicabut sejak Pasar Turi sudah tidak aktif lagi setelah terbakar. Atau dilakukan sebelum BOT antara Pemkot dengan investor dilakukan. Selain BOT kerjasama Pemkot dengan investor, Awey juga minta DTCKR menunjukkan siteplan dan surat pengajuan IMB nya PT Gala Bumi Perkasa kepada Pemkot terkait penambahan lantai dari 6 ke 9 lantai pembangunan Pasar Turi. (Zum/Nji)