SHARE
Whisnu Sakti Buana saat serah terima jabatan Wali Kota Surabaya (Foto: Beatrix Christiana)

primaradio.co.id – Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya.Di akhir masa jabatannya,  Whisnu mendapat kado perpisahan yang manis,  dimana Surabaya tidak ada penambahan kasus baru Covid-19 atau nol  kasus, tepatnya pada Selasa (16/2/2021).

“Saya tidak menduga,  kemarin itu saya kan tiap hari direport berapa penambahan kasus. Pas hari itu tanggal 16 nol kasus positif  di Surabaya. Hari sebelumnya ada 33, sebelumnya lagi 71,  “jelas Whisnu seusai serah terima jabatan kepada Plh Wali Kota Surabaya Hendro Gunawan di lobby lantai 2 Balai Kota Surabaya,  Rabu (17/2/2021).

Pria yang akrab disapa WS ini berharap liburan panjang tahun baru Imlek tidak menimbulkan penambahan kasus significan sehingga kota Surabaya dapat segera beranjak ke zona kuning. Dirinya mengucap syukur bahwa selama dua bulan menjabat sebagai Plt Wali Kota hingga Wali Kota, terjalin kerja sama yang luar biasa antara forkopimda dengan OPD.

“Terima kasih jajaran Pemerintah Kota Surabaya yang selama hampir 2 bulan sejak jabat Plt kita tunjukan kerjasama luar biasa dalam membangun kota surabaya dan memberikan terbaik buat warga,” ujarnya.

Baginya, jabatan tak menghalangi untuk tetap melakukan pengabdian kepada masyarakat. Whisnu yang merupakan kader PDI Perjuangan  juga mengaku setelah masa jabatan berakhir dirinya akan kembali berkonsentrasi di partai.

“Bagi saya pengabdian itu nggak harus dengan jabatan. Kapanpun dan dimanapun bisa. Tujuan saya pengabdian untuk surabaya dan umat. Saya ingin bermanfaat untuk warga. Saya masih ada tugas partai.

Saya kembali ke kandang banteng, konsentrasi kuatkan PDIP di Jatim. Pertahankan kemenangan di Jatim 2019 2024,” jelasnya.

Whisnu berpesan untuk jangan lelah untuk melawan covid-19 dengan menerapkan 3M. 

“Selain 3M, kita harus menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. Saya lihat kesadaran itu mulai muncul di warga Surabaya.  Saya ucapkan terima kasih menghadapi pandemi ini nggak bisa sendirian harus bersama-sama. Kita sudah berupaya yang terbaik untuk Surabaya,” pungkasnya. (RedG/bee)