SHARE

primaradio.co.id – Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Jatim membina sebanyak 1.500 UMKM perintis ekspor. Hal ini dilakukan agar produk UMKM menjadi lebih bagus, sesuai standar internasional dan siap bersaing di pasaran diekspor.

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Jatim I Made Sukartha mengatakan bahwa 1.500 UMKM perintis ekspor yang dibina berasal dari 38 kabupaten/Kota di Jatim. Diantaranya bergerak dibidang tekstil, furniture, food prosesing, handicraft, home decoration, dan perhiasan, dan berbagai produk lainnya. Jika berhasil, keberadaan UMKM perintis ekspor tersebut akan menambah jumlah UMKM yang produksinya siap ekspor.

Saat ini, dari jumlah 6,8 juta UMKM di Jatim, terdapat 3.248 UMKM yang produknya sudah benar-benar siap ekspor. Jumlah tersebut diluar 400 UMKM yang masuk Cooperative Trading House (CTH). Khusus yang siap ekspor, akan terus didampingi dan didorong agar meningkatkan kapasitas produksinya. (Zum/Nji)