SHARE

primaradio.co.id – Puluhan mobil dinas maupun non dinas milik para pejabat dan staf di lingkungan Balai Kota Surabaya, Rabu (18/5/2016), mengikuti uji emisi. Uji emisi dilakukan dengan menggunakan alat penghitung kadar gas buang yang ditempelkan pada lubang knalpot. Kemudian pengemudinya diminta menekan gas mesin. Beberapa saat kemudian, muncul angka dari gas buang knalpot mobil yang berbahan bakar bensin.

Menurut Plt Kepala Dinas Perhubungan, Irvan Wahyu Drajad, mengatakan bahwa bila standart uji emisi kendaraan berbeda-beda sesuai dengan bahan bakarnya.

Usai menjalani pemeriksaan, mobil-mobil yang lolos mendapat stiker “Lulus Uji Emisi” yang dipasang di bagian kaca belakang. Yang tidak lolos, diminta melakukan perbaikan segera.

Irvan juga menambahkan sekitar 60 hingga 70 persen pencemaran polusi udara di kota Surabaya disumbang dari aktivitas kendaraan bergerak. Karena itu, pihaknya melakukan kegiatan rutin untuk menciptakan kualitas udara bersih perkotaan di Surabaya dengan melakukan pengujian emisi kendaraan. Kedepannya, Dishub siap menggandeng kepolisian untuk memberlakukan sanksi tilang bagi bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi. (Zum/Nji)