SHARE
foto : google.co.id

primaradio.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menambah belanja militer dalam paparan rancangan anggaran pertamanya, namun akan memangkas bantuan internasional dan perlindungan lingkungan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan aspek keamanan untuk Amerika.

Untuk anggaran pertahanan militer, Presiden Trump mengusulkan kenaikan 10% atau US$52 miliar untuk menambah personel, peralatan dan kemampuan. Selain itu ada dana US$2 miliar untuk senjata nuklir.

Tidak hanya itu, Departemen Keamanan Dalam Negri direncanakan akan mendapat kenaikan sebesar 6,8% atau tambahan dana sekitar US$2,8 milliar. Sebagian dana ini akan digunakan untuk pembangunan tembok pembatas AS-Meksiko.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump telah meminta pihak Meksiko untuk mendanai proyek tersebut, namun permintaan itu langsung ditolak pihak Meksiko.

Keputusan Trump ini bukan tanpa protes. Pihak Demokrat menilai bahwa paparan anggaran yang sudah dilakukan Donald Trump tidak masuk akal. Pasalnya, hal ini menurut Demokrat adalah usaha menghambur-hamburkan anggaran untuk kepentingan pertahanan saja. Sementara Trump justru memotong anggaran investasi untuk lapangan pekerjaan, energi ramah lingkungan, dan pendidikan.

Anggaran Departemen Luar Negeri dan Badan Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional turun 31%. Dengan penurunan ini maka bantuan internasional dari Amerika Serikat akan berkurang. (joe)