SHARE

primaradio.co.id – Mulai 16 Oktober hingga 31 Oktober mendatang, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menjual kartu uang elektronik sebesar nol Rupiah.

Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan uang Rupiah Bank Indonesia Jawa Timur, Titin Sumartini mengatakan uang elektronik senilai nol Rupiah ini merupakan diskon yang diberikan oleh BUJT kepada pengguna jalan tol yang belum memiliki kartu uang elektronik. Dengan adanya diskon untuk pencetakan kartu, pengguna jalan tol ketika membeli kartu uang elektronik senilai Rp50.000 akan mendapatkan saldo senilai Rp50.000.

“Ini bukan gratis ya. Jadi ini diskon. Lalu dulu Agustus sampai September Perbankan memberikan diskon Rp10.000. Sebenanrnya harga kartu Rp20.000, sehingga kalau beli Rp50.000 isi saldo Rp40.000. Nah sekarang kerjasama BUJT dan Perbankan, yang biaya Rp20.000 tadi sebagian menjadi beban perbankan dan sebagian lagi BUJT. Jadi kalau beli Rp50.000 dapat saldo senilai Rp50.000. Jadi ini diskon untuk biaya kartu bukan saldo,“ kata Titin saat menghadiri acara Edukasi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Malang.

Titin juga mengatakan, jika kartu uang elektronik sudah habis terjual sebelum 31 Oktober 2017, maka program promo ini otomatis akan berakhir dan harga kembali normal. Sebelumnya, kartu uang elektronik dijual Rp50.000 berisi saldo Rp30.000. Selisih Rp20.000 sebagai pengganti biaya produksi kartu uang elektronik.

Pada periode sosialisasi atau setelah diberlakukannya perubahan sistem elektronifikasi transaksi tol, perbankan penerbit kartu uang elektronik memberikan diskon harga produksi sebesar 50% atau Rp10.000, sehingga harga jual uang elektronik Rp 50 ribu berisi saldo Rp40.000. (bee)