SHARE

primaradio.co.id – Selama ini nilai Uang Kuliah Tunggal selalu naik setiap tahunnya. Hal ini terkait besaran Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) yang semakin berkurang setiap tahunnya.

Menurut Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya mengatakan bahwa kenaikan UKT bukan efek dari rektorat, melainkan berkurangnya BOPTN.

Tercatat besaran dana pendidikan tahun 2016 sebesar Rp 419 triliun. Jumlah ini disalurkan melalui 20 kementrian dan transfer daerah. Untuk Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tingggi (Kemenristekdikti) hanya 9 persen dari total dana yang ada. Jika ada koreksi, diharapkan tidak mempengaruhi dana ketiga kementrian, yaitu Kemenristekdikti, Kemendikbud (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) dan Kemenag (Kementrian Agama). Besaran dana yang akan dikoreksi sekitar Rp 300 triliun. Kabarnya, untuk kemendikbud akan dikoreksi sebesar Rp 5 triliun sedangkan Kemenristekdikti sebesar Rp 2,5 triliun. (Zum/Nji)