SHARE

primaradio.co.id – Rapat Paripurna DPRD Jatim dengan agenda Pandangan Fraksi atas LKPJ Gubernur Jatim Tahun Anggaran 2015 meninggalkan sejumlah catatan. Diantaranya adalah tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi di Jatim yang tak selaras dengan kesejahteraan warga.

Menurut anggota dari Fraksi Gerindra Benjamin Kristianto mengapresiasi pertumbuhan ekonomi di Jatim 5,4 persen di tengah krisis. Untuk mengurangi dan mengatasi disparitas pedesaan, perlu pelatihan UMKM agar masyarakat di pedesaan bisa bersaing dengan masyarakat perkotaan.

Sementara untuk infrastruktur Waduk Gongseng Bojonegoro, pihaknya meminta kepada pemerintah agar menyelesaikan pembangunan tersebut. Begitu juga jalur lintas selatan (JLS) agar Pemprov serius menuntaskan. Harus tersambung Pacitan hingga Banyuwangi. Selain itu, alokasi anggaran pendidikan harus ditingkatkan, sebab tahun ini SMA/SMK sudah diambil alih provinsi dan diupayaan pendidikan tetap gratis.(zum/nji)