SHARE

primaradio.co.id – Pada bulan Mei 2016 Jawa Timur mengalami inflasi 0,14 persen, akibat kenaikan harga emas perhiasan dan bahan makanan jelang ramadhan.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur, Teguh Pramono, mengatakan, komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya inflasi adalah emas perhiasan sebesar 0,94 persen, diikuti kelompok sandang sebesar 0,60 persen.

Teguh Pramono, juga menambahkan, dari 8 Indeks Harga Konsumen di Jawa Timur, semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi pada bulan Mei terjadi di Kabupaten Sumenep sebesar 0,31 persen, diikuti Kabupaten Jember sebesar 0,15 persen. (Trs/Bee)