SHARE
foto : japantimes.co.jp

primaradio.co.id – Pebalap baru tim Yamaha Tech 3, Johan Zarco masih merasa kecewa dengan hasil yang didapat saat menjalani race di GP Motegi. Kekecewaan Zarco bukan tanpa alasan mengingat dirinya hanya finish di urutan kedelapan, meski mengawali balapan sebagai pemilik pole position.

Pebalap asal Perancis harus rela kehilangan banyak posisi setelah memulai balapan di urutan terdepan. Menurutnya, banyak masalah yang dihadapi saat melintas di aspal Sirkuit Motegi, khususnya jelang berakhirnya balapan. di lap-lap terakhir, Zarco harus merelakan pebalap lain melewatinya.

“Saya mencoba sabar ketika tengah berjuang di posisi empat dan merasa bisa lebih percaya diri untuk berada di urutan depan. Namun, yang terjadi malah sebaliknya,” ungkap Zarco getir, seperti dikutip dari laman resmi tim, Selasa (17/10/2017).

“Padahal, saya merasa sangat hebat dengan kondisi pengereman dan ban motor. Di akhir balapan, saya mengalami masalah. Saya pun berusaha mengatasi balapan di lintasan lurus dengan membuka tutup katup untuk mendapat grip,” sambungnya

“Namun, itu tidak berpengaruh dan beberapa pembalap berhasil menyalip saya. Hal itu membuat saya kehilangan banyak posisi di akhir balapan. Kini, saya akan berharap bisa dapat hasil lebih baik di Australia,” tukas Zarco.

Akibat kegagalannya mempertahankan posisi terdepan di GP Motegi, Johan Zarco tidak mampu menambah jumlah poinnya secara signifikan. Pebalap berusia 26 tahun tersebut hanya mampu menambah delapan poin, dan saat ini berada di urutan keenam klasemen sementara MotoGP 2017 dengan koleksi 125 poin. (joe)