SHARE

primaradio.co.id – Rencana pindah kelola SMA/SMK ditangan pemerintah provinsi menjadikan beberapa kalangan merasa khawatir. Salah satunya adalah para guru yang merasa takut akan adanya mutasi ke daerah terpencil.

Menurut guru SMAN 2 Batu, Wiwik Sugiarti, berharap agar mutasi antarwilayah daerah disesuaikan dengan kebutuhan. Sebagai PNS, Wiwik kerap dimutasi, mulai dari Kota Malang, Situbondo, hingga Batu.

Sama halnya dengan guru SMAN 15 Surabaya, Lilik juga cemas jika kelak harus mutasi keluar kota.

Sedangkan Ketua Komite SMAN 4 Surabaya, Bambang Sunarto, mengakui adanya kekhawatiran di kalangan guru, menjelang pemberlakuan UU 23/2014. Mutasi antarkota, bisa berpeluang terjadi kesenjangan. Sebab, atmosfer atau gaya pemberian materi di masing-masing daerah yang berbeda akan menyebabkan ketidakoptimalan dalam cara mengajar terutama bagi guru yang susah untuk beradaptasi. khawatirnya gak bisa optimal. (Zum/Nji)