SHARE
Gwen Ramadhani saat rilis single perdananya di Surabaya

primaradio.co.id – Layanan musik streaming memang sudah merambah industri musik Indonesia, meninggalkan rekaman fisik.

Mengutip kompas.com ( 25/4/2018), sebenarnya awal kemunculan platform music streaming, seperti iTunes milik Apple dan Spotify, disambut protes dari sebagian musisi dunia.

Mereka menganggap layanan music streaming merusak nilai seni sebuah karya musik dan menganggap keuntungan dari platform tersebut lebih kecil dibanding penjualan keeping CD dan unduhan.

Namun seiring berjalannya waktu menurut laporan Recording Industry Association of America, tahun 2016 penjualan keping CD menurun secara global, dengan hanya terjual 99,4 juta keping.

Pada tahun yang sama, justru music streaming menjadi penyelamat industri musik, dengan total pendapatan 16 miliar dollar AS (sekitar Rp 223 triliun).

Tren positif ini berlanjut hingga tahun 2017, yang naik 17, 4 miliar dollar AS (sekitar Rp 242 triliun).

Platform music streaming, menyumbang 43 persen dari total pendapatan industri musik secara keseluruhan.

Secara spesifik, pertumbuhan pendapatan music streaming mencapai 39 persen per tahun, naik 2,1 miliar hingga mencapai 7,4 miliar dollar AS (sekitar Rp 103 triliun). Capaian tersebut terus meningkat hingga melebihi total pendapatan format lama, yakni kepingan CD dan unduhan.

Tidak heran berbagai musisi pendatang baru dari berbagai genre sekalipun ikut memperkenalkan single baru melalui layanan music streaming.

Seperti yang dilakukan pendatang baru di blantika musik Indonesia bergenre Dangdut Koplo. Gwen Ramadhani yang baru saja merilis single “Nasib Cintaku” single berbahasa Jawa ini, memilih meluncurkan single dan video klip perdananya ini melalui store digital seperti Spotify, Joox, Deezer, iTunes, maupun RBT. Bahkan video klipnya bisa disimak di channel YouTube.

“Sekarang kan era digital. Siapa sih yang mau beli album CD. Kan lebih mudah dan murah melalui digital, ungkap Gwen di sela-sela peluncuran single perdananya di Surabaya, Senin (20/8/2018).

Seperti diketahui Gwen Ramadhani merupakan pendatang baru di industri musik Indonesia. Sebelumnya wanita kelahiran Bandar Lampung 24 Februari 1995 ini lebih dikenal di dalam dunia perfilman. Tapi di 2018 ini, gadis lulusan President University jurusan Hubungan Internasional memutuskan berkarir di dunia tarik suara. (bee)