SHARE

primaradio.co.id – Hanya dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun, akan lahir Revolusi Industri Teknologi ke-4, tepatnya di tahun 2020 yang akan mengubah landscape kehidupan kita. Kemajuan teknologi akan mendorong otomatisasi di hampir semua bidang industri dimana robot, Artificial Intelligence dan Machine Learning akan merajai dan menggantikan sumber daya manusia.

Efisiensi dan produktivitas kerja mesin semakin dirasa lebih baik daripada manusia sehingga banyak orang akan kehilangan pekerjaan dan tenggelam dalam persaingan dengan mesin.

Untuk mengimbangi perubahan yang datang sangat cepat, sebagai tenaga kerja masa depan kita perlu menyelaraskan keahlian dan skill yang sudah kita miliki dengan yang dibutuhkan di masa depan.

Seperti diketahui World Economic Forum telah memprediksi kebutuhan 10 skills yang dapat dipelajari dan dipertajam untuk menyiapkan kita menuju tahun 2020. Skill-skill ini diyakini hanya dapat dikuasai oleh manusia dan tidak dapat direplikasi sepenuhnya oleh mesin.

Oleh karena itu Founder & CEO men’s Republic, Yasa Paramitha Singgih mengatakan, sebaiknya sejak dini masyarakat terutama generasi muda sebagai pelaku start up, ataupun pelaku bisnis profesional harus membekali diri dengan keahlian khusus yang tak tergantikan oleh mesin.

“Untuk anak muda khususnya start up atau calon pencari kerja, pendidikan formal itu penting, tapi jangan lupakan pendidikan non formal yang mampu tingkatkan kapasitas dan kapabilitas dirinya sejak dini,”ujar Yasa sebelum mengisi Seminar sehari bertema: Creative Skills for 2020.

Sementara itu Co-founder & Director beoku.com John K. Young menambahkan salah satu yang dibutuhkan untuk menghadapi industri 4.0 adalah kreatifitas.

“Ini yang tidak bisa digantikan dengan robot. Semua yang berhubungan dengan interaksi, feeling, hanya dimiliki oleh manusia. Karena itu kita harus meningkatkan pola pikir yang kritis dan kreatif agar tidak tergerus dengan kemajuan teknologi. Harus dilihat skill mana yang perlu disupport oleh teknologi dan bukan digantikan oleh teknologi, “kata John.

Adapun 10 skill yang dapat dipelajari dan dipertajam untuk menyiapkan kita menuju tahun 2020 adalah: Skill Cognitive Flexibility, Negotiation Skills, Service Orientation, Judgement and decision-making, Emotional Intelligence, Coordinating with others, People Management, Creativity, Critical Thinking serta Complex Problem Solving.

Laporan World Economics Forum menyampaikan bahwa skills Complex Problem Solving berada di peringkat 1 dari 10 skills yang diperlukan oleh para tenaga kerja untuk menghadapi revolusi industri ke-4 di tahun 2020.

Percepatan teknologi akan mengubah cara hidup dan bekerja, serta memunculkan berbagai problem baru yang sulit dipecahkan.

Maka dari itu, dengan memahami skill Complex Problem Solving, kita dapat segera beradaptasi untuk memahami dan menyelesaikan masalah-masalah kompleks yang hadir di sekitar kita. (bee)