SHARE

primaradio.co.id – Presiden RI Joko Widodo telah menugaskan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membuat induk perusahaan atau holding sektor pada beberapa perusahaan BUMN. Salah satu yang akan dibuatkan holding adalah sektor energi antara PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT Pertamina (Persero) Tbk.

Menurut Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Hendi Prio Santoso mengatakan bahwa pada saat ini proses masih berjalan. Namun, pihaknya mengaku menyerahkan seluruhnya kepada Kementerian BUMN sebagai leader. Mengenai kerangka strategis, PGN mengaku sudah mengetahui, namun untuk mekanisme alurnya dari penggabungan dua perusahaan sektor energi BUMN ini belum diketahui porsi PGN dan Pertamina.

Hendi juga menambahkan, PGN hingga saat ini mengaku belum melakukan apa-apa baik dari sisi kerjasama operasional maupun kerjasama teknikal. Hanya saja, PGN memang menunggu langkah-langkah yang digulirkan Kementerian BUMN. (Zum/Nji)