SHARE

primaradio.co.id – Menjaga kualitas vaksin memiliki kriteria berbeda beda dan tergantung pada suhu yang ada. Sehingga, Dinkes Jatim terus berupaya menjaga kualitas vaksin dengan cara imunisasi.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Masalah Kesehatan Dinkes Jatim, Ansarul Fahrudda mengatakan bahwa setiap vaksin memiliki suhu yang berbeda untuk menjaga kualitasnya. Bisa suhu beku hingga suhu kamar. Hal ini yang harus diperhatikan pembawa vaksin. Ketika vaksin rusak karena suhu, maka ada penanda disetiap botol yang berubah warna dari hijau ke hitam karena perubahan suhu yang tidak sesuai dengan vaksin.

Setiap kabupaten atau kota selalu membawa hingga 1.000 vaksin untuk sekali imunisasi di daerahnya. Kerusakan vaksin yang terjadi selama ini hanya terjadi pada vaksin yang kadaularsa kemudian dimusnahkan langsung di setiap kota kabupaten.