SHARE
French President-elect Emmanuel Macron gestures during a victory celebration outside the Louvre museum in Paris, France, Sunday, May 7, 2017. Speaking to thousands of supporters from the Louvre Museum's courtyard, Macron said that France is facing an "immense task" to rebuild European unity, fix the economy and ensure security against extremist threats. (AP Photo/Thibault Camus)

primaradio.co.id – Perancis secara resmi telah memiliki presiden baru setelah Emmanuel Macron terpilih dalam pemilihan presiden putaran kedua. Menanggapi hal ini, Indonesia menyambut baik terpilihnya Macron yang merupakan presiden termuda dalam sejarah pemerintahan Perancis, yakni berusia 39 tahun.

Pemerintah Indonesia melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, Indonesia secara resmi mengucapkan selamat kepada pemerintah dan rakyat Perancis atas pemilu yang aman dan damai.

“Indonesia mengucapkan selamat kepada Emmanuel Macron yang telah memperoleh suara tertinggi,” kata Arrmanatha di Jakarta, Senin (8/5/2017).

Namun tidak hanya mengucapkan selamat, pemerintah RI juga berharap, terpilihnya Macron bisa semain meningkatkan hubungan baik dan kerja sama Perancis-RI.

“Kami harapkan hubungan mitra strategis Indonesia-Perancis dapat terus ditingkatkan,” kata Arrmanatha.

Emmanuel Macron sendiri berhasil memenangi Pilpres Perancis putaran kedua, Minggu (7/5/2017) waktu setempat. Proyeksi hasil penghitungan suara memperlihatkan Macron, politisi tengah pro-Eropa, itu meraih sekitar 65 persen suara.

Hasil tersebut sudah cukup untuk mendominasi kemenangan sekaligus menyingkirkan saingan satu-satunya, kandidat dari kubu kanan jauh, Marine Le Pen, yang meraih kurang dari 35 persen suara. (joe)

Sumber : Kompas