SHARE

primaradio.co.id – Penggabungan sekolah dengan sekolah lain untuk mengikuti Ujian Sekolah memang telah ditentukan oleh Dinas Pendidikan Surabaya.

Menurut Kepala Dindik Surabaya, Ikhsan mengatakan bahwa sekolah yang US-nya menggabung sekolah lain disebabkan beberapa alasan. Di antaranya jumlah siswa kelas XII kurang dari 20 siswa, tidak memenuhi sarana prasarana, sekolah belum terakreditasi, dan tidak ada izin operasional.

Jumlah siswa kelas XII kurang dari 20 terjadi di SMA Bina Bangsa, dan tidak ada ijin operasional terjadi di SMA Trisila yang menggabung ke SMAN 6. Pemilihan lokasi ujian disesuaikan dengan sekolah asal.

Ikhsan juga menambahkan, istilah penggabung terbagi menjadi dua kategori. Sekolah menyelenggarakan sendiri dan ada pula sekolah yang mengikuti ujian di sekolah lain. US jenjang SMA/SMK/MA serentak diikuti oleh 37.718 siswa. Terbagi menjadi 18.046 siswa SMA, 18.332 siswa SMK, dan 1340 siswa MA.