SHARE

primaradio.co.id – Semua dosen di Indonesia berpeluang untuk mendapatkan uang senilai Rp50 juta hingga Rp100 juta dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). Syaratnya adalah dosen tersebut harus menerbitkan jurnal ilmiah di tingkat internasional.

Menurut Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti Prof Ali Ghufron, mengatakan bahwa uang tersebut merupakan insentif dari pemeritah. Dimana insentif tersebut akan diberikan dengan memperhitungkan indeks jurnal ilmiah internasional yang berhasil ditembus dosen dan memiliki impact factor tertentu. Dalam hal ini, Kemristekdikti sudah membentuk tim yang bertugas menilai karya-karya dosen Indonesia.

Ghufron juga menambahkan, pemberian insentif sebesar Rp 50 juta hingga Rp 100 juta per publikasi bertujuan untuk merangsang minat para dosen di Indonesia agar bisa bersaing dengan dosen-dosen dari luar negeri. Termasuk, pemerintah juga memfasilitasi mendatangkan dosen-dosen asing agar karya yang diterbitkan dalam jurnal internasional dapat memberikan dampak kepada dunia.