SHARE

primaradio.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya telah memecat sebanyak 11 juru parkir selama tahun 2015. Rincinya, 5 jukir di wilayah selatan, 4 jukir wilayah timur dan 2 jukir wilayah utara. Hal ini dilakukan karena kesebelas jukir tersebut tidak bekerja sesuai prosedur.

Menurut Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Parkir Surabaya Timur, Tranggono Wahyu Wibowo, mengatakan bahwa pemecatan itu agar jukir lain tidak seenaknya saat bekerja. Dan memberikan efek jera kepasa jukir lainnya agar taat pada peraturan selama mengelola parkir di tepi jalan.

Tranggono juga menambahkan, pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh jukir tepi jalan adalah menarik restribusi parkir di atas ketentuan serta tidak memberikan karcis pada pemilik kendaraan.

Sebelum diberikan surat pemecatan, para jukir nakal diberikan surat tilang terlebih dahulu. Setelah itu, jika masih melanggar, jukir diberikan surat peringatan satu dan surat peringatan dua, dan terakhir diberikan surat pemecatan.

Dishub berharap, masyarakat juga berperan aktif ikut mengawasi jukir nakal, dan melaporkan melalui website Dishub atau menampung saran dan kritik melalui email dishubsurabaya@gmail.com