SHARE

primaradio.co.id – Investasi di kawasan Surabaya Industrial Estate Rungkut atau SIER sampai kwartal pertama tahun ini alamai stagnasi. Mandegnya jumlah investor yang masuk ke kawasan SIER akibat tingginya Upah Minimum Regional yang dinilai cukup tinggi, di banding daerah lain seperti di Jawa Tengah.

Direktur Utama PT SIER, Rudy Witjaksono, mengatakan, UMR Kota Surabaya di rasakan oleh investor cukup tinggi di banding Jawa Tengah. Untuk itu, pergerakan investasi di SIER investor masih wait and see.

Rudy Witjaksono, juga menambahkan, secara regulai perijinan, Pemerintah Kota Surabaya sudah mempermudah proses perijinan bagi investor yang akan melakukan investasi pabrik di kawasan SIER. Namun, tingginya UMR membuat investor masih menunggu untuk ber investasi di kawasan Surabaya Industrial Estate Rungkut. (Trs/Bee)