SHARE

primaradio.co.id – Per 1 April 2016, peserta mandiri asuransi sosial Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mandiri kelas III tidak mengalami kenaikan iuran. Padahal, semula Presiden menetapkan kenaikan iuran tersebut akan naik dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu.

Menurut Menteri Kesehatan RI Prof Nila Moeloek mengatakan bahwa keputusan tersebut tertuang dalam Perpres No. 19 Tahun 2016 dimana semua kelas tetap mengalami kenaikan kecuali kelas 3 tetap tarifnya Rp25 ribu.

Sekedar diketahui, iuran Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibayari oleh pemerintah tetap naik menjadi Rp23 ribu per bulan, dari Rp19.925. Jumlah penerimanya juga naik dari 86,4 juta jiwa menjadi 92,4 juta jiwa.

Dalam Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016 menyebutkan, kenaikan iuran bulanan BPJS Kesehatan berlaku bagi peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Revisinya, untuk kelas I, yang awalnya Rp59.500, menjadi Rp80 ribu per bulan. Untuk kelas II, yang semula Rp42.500, menjadi Rp 51 ribu. Untuk kelas III tetap dikenai tarif Rp25.500 per bulan. Untuk PBI, besarannya naik dari Rp19.225 menjadi Rp23 ribu per bulan. (Zum/Nji)