SHARE

primaradio.co.id – Menyusul diresmikannya Jalan Lingkar Luar Barat (JLBB) Surabaya yang membentang dari utara ke selatan dan menghubungkan sejumlah fasilitas strategis, salah satu pengambang di Surabaya akan menggarap proyek Central Business District (CBD).

Fasilitas pendukung strategis JLBB tersebut diantaranya, terminal multipurpose Teluk Lamong, terminal Tambak Oso Wilangun, Gelora Bung Tomo, RS Bhakti Dharma Husada, dan banyak pemukiman di wilayah Barat Surabaya.

Menurut GM CitraLand Hendra Lauw mengatakan, keberadaan JLBB sebagai jalan arteri primer akan memicu pertumbuhan ekonomi di kawasan Surabaya Barat. Sehingga pihaknya serius untuk menggarap CBD berkonsep baru di kawasan yang dilalui JLBB tersebut. Dengan total lahan yang disiapkan mencapai 35 hektar.

Hendra juga menambahkan, dengan lahan seluas itu, CBD diyakini akan menjadi pusat interaksi semua komunitas. Baik yang ingin bekerja, bersantai, bisnis, shopping, pendidikan, dan rekreasi menjadi satu. Di dalam CBD juga akan dibangun lifestyle mall, terdiri dari pusat kuliner dan retail walk, apartemen towers dan hotel, plasa, danau, dan perkantoran dengan open space concet. (zum/nji)