SHARE

primaradio.co.id – Presiden Joko Widodo membagikan 5 ribu sertifikat tanah kepada warga penerima dari Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

Pada kesempatan tersebut. Jokowi mengatakan pembagian 5 ribu sertifikat tanah di Jatim berjalan sesuai target. “Ini sesuai target BPN kanwil Jatim dan seluruh kab/kota di Jatim,” tutur Jokowi saat menghadiri acara Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat di JX International Convention Exhibition. Kamis (6/9) sore.

Presiden berharap masyarakat hati-hati dalam menyimpan sertifikat agar tidak rusak. Jokowi pun meminta masyarakat jika ingin menggunakan sertifikat tanah sebagai syarat peminjaman dana, harus menggunakannya dengan bijak. “harus kalkulasi dulu. Apa nantinya bisa mencicil pinjaman,”ujarnya.

Jokowi juga menuturkan targetnya pada tahun 2024 seluruh warga Jatim pemilik tanah harus menerima sertifikat tanah.

Adapun tahun 2017 lalu, pemerintah menargetkan menerbitkan 5 juta sertifikat tanah. Tahun ini targetnya 7 juta sertifikat, dam tahun depan 9 juta sertifikat tanah. “Saya minta BPN melayani masy secepat-cepatnya,” tambah Jokowi.

Presiden RI menjelaskan, di Indonesia ada sekitar 126 juta tanah yang harus memiliki sertifikat. Namun sampai saat ini baru 46 juta tanah yang disertifikatkan. Masih kurang sekitar 80 juta sertifikat.

Dalam acara tersebut, hadir pula Menteri Agraria & Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional. Sofyan Djalil. Menurutnya sangat penting bagi masyarakat untuk memiliki sertifikat tanah, karena banyak terjadi kasus sengketa tanah. Dengan adanya sertifikat, masyarakat bisa terhindar dari masalah itu. (bee)