SHARE

primaradio.co.id – Sementara itu, Koordinator BPJS Watch Jatim mengaku jumlah rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah peserta BPJS Kesehatan.

Menurut Koordinator BPJS Watch Jatim Jamaluddin mengatakan bahwa masih ada rumah sakit yang tidak mau menerima pasien atau peserta BPJS Kesehatan. Hal ini karena rumah sakit tersebut belum bekerja sama dengan pihak BPJS. Padahal sesuai dengan Undang-undang BPJS, rumah sakit dan kesehatan, setiap penyedia atau fasilitas kesehatan tidak boleh melakukan penolakan pasien atau peserta BPJS. khususnya dalam kondisi gawat darurat meski pihak rumah sakit belum mempunyai MOU atau kesepakatan dengan BPJS Kesehatan.

Jamaludin juga menambahkan sesuai dengan seruan Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi), seharusnya setiap rumah sakit sudah melakukan MoU atau kesepakatan dengan BPJS sebagai bagian dari langkah menyukseskan pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat. (Zum/Nji)