SHARE

primaradio.co.id – Pada tahun 2008 lalu, Pusat Pemanfaatan Sain dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN ) menyatakan, kandungan oksigen di Pulau Giliyang Kabupaten Sumenep, Madura, mencapai 21 persen.

Kadar 21 persen itu menunjukkan kandungan oksigen yang luar biasa karena di atas rata-rata baku normal sebuah daerah yang tidak terkontaminasi pencemaran. Hasil penelitian LAPAN itu kemudian dimutakhirkan oleh Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLP) Surabaya.

Menurut Kepala BBTLKP, yang memimpin proses penelitan, Zainal Ilyas Nampira, mengatakan bahwa Pulau Giliyang sangat cocok di jadikan objek wisata kesehatan. BBTKLP melakukan survei di sejumlah titik yang sebelumnya pernah dilakukan tim LAPAN, pada pertengahan tahun 2013.

BPTKLP Surabaya juga menemukan, kadar oksigen di pulau tersebut tepatnya pukul 11.00, menunjukkan angka yang sangat signifikan, yakni 20,9 % untuk kadar oksigen lebih tinggi dari baku normal. Sedangkan kandungan Karbondioksida (CO2) mencapai 30,2 % lebih rendah dari baku normal 38,7 %.

Pengukuran kedua dilakukan tepat pukul 11.45, saat kondisi udara sangat bagus kadar oksigen mencapai 21,5%, sementara kadar CO2nya menurun menjadi 26,5 %.(zum/nji)