SHARE
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi (Foto: Alfi Purnomo)

primaradio.co.id – Pasca terjadinya aksi pengeboman di Surabaya yang melibatkan beberapa anak-anak, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau yang biasa disapa Kak Seto meminta agar media tak menyebutkan anak-anak sebagai pelaku terror bom. Menurut kak Seto, keterlibatan anak-anak dalam aksi pengeboman tersebut hanyalah sebagai korban dari pengaruh para orang tuanya karena anak-anak sangat mudah untuk dipengaruhi.

“anak-anak sangat mudah dipengaruhi, pengaruh positif akan jadi anak baik tapi pengaruh negative juga akan menjadi sangat negatif. Tetapi dalam konteks undang-undang perlindungan anak tentu tidak bisa disalahkan anak ini. Jadi mohon dirubah suatu pandangan keliru seolah-olah anak-anak ini adalah pelaku dalam terorisme ini, anak-anak tetaplah korban. Dikorbankan oleh orangtua dan pelaku”,kata kak Seto di Media Center Polda Jawa Timur, Rabu(16/5).

Menurut Kak Seto, Kejadian ini juga akan merugikan pekembangan jiwa anak, sehingga perlu diberikan perlindungan terhadap anak-anak yang menjadi korban aksi pengeboman tersebut.

“kami akan terus melindungi, karenaini sangat merugikan perkembangan jiwa seorang anak. Perlu justru nanti mendapatkan perlindungan manakalah ditemunkan anak-anak yang dikorbankan sebagai pelaku ini masih hidup dan kemudian mendapatkan suatu bullying mohon tetap mendapatkan perlindungan juga”,imbu Kak Seto

LPAI juga akan terus memberikan pencerahan-pencerahan terhadap masyarakat terutama untuk para orang tua, sebagai upaya mencegah terjadinya pandangan-pandangan yang keliru. Hal tersebut juga berkaitan dengan undang-undang perlindungan anak yang berisi tidak melakukan kekerasan terhadap anak, tidak melibatkan anak untuk melakukan kekerasan.

Sedangkan terkait beberapa anak yang dilibatkan para orang tuanya dalam aksi pengeboman beberapa hari yang lalu, Kak Seto menilai yang paling penting adalah treatment psikologis, terapi terhadap korban ini dan negara harus hadir, selain itu LPAI, KPAI siap melakukan pendampingan. Kak Seto juga menilai penciptaan lingkungan yang kondusif juga sangat penting terhadap anak-anak yang menjadi korban ini. (alf/bee)