SHARE

primaradio.co.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) menjadi partner Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk kembangkan tol laut.

ITS resmi menjadi partner Kementerian Perhubungan terkait program pengembangan tol laut setelah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Gedung Rektorat ITS pada Jumat 10 November 2017.

Budi mengatakan bahwa Surabaya adalah kota yang sangat penting dan strategis untuk pelaksanaan tol laut, mengingat dari total 13 rute yang ada, sebanyak 11 rute ada di Surabaya dan diindikasikan ada monopoli dalam pelaksanaannya. Budi merasa masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan terkait tol laut ini. Oleh karena itu, Kemenhub membutuhkan partner di bidang ilmu pengetahuan, dan berharap ITS dapat memberikan riset dan inovasi untuk menyempurnakan pengembangan tol laut.

“Mengenai tol laut sebenarnya cukup berhasil dari segi disparitas. Mayoritas, kita bisa menurunkan harga sampai 20%.” kata Menhub.

“Jadi memang justru saya datang ke ITS karena angkutan tol laut itu dari 13, 11 itu dari Surabaya. Dan benar ada indikasi monopli. Oleh karenanya kami bersama ITS akan menggunakan sistem IT untuk pendaftaran daripada pengguna atau steakholder akan kita terima bukan dari pendaftaraan langsung, tetapi kita dapatkan secara IT,” tandasnya.

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Joni Hermana menanggapi penandatanganan Memorandum of Understanding atau MoU ini sebagai angin segar untuk ITS. Joni berharap semua inovasi yang saat ini masih dalam bentuk prototipe dan riset nantinya bisa diproduksi massal. Joni juga berharap agar kontribusi ITS bagi dunia maritim dapat direalisasikan. (ria)