SHARE

primaradio.co.id – Saat ini, Kemenristekdikti tengah gencar-gencarnya malakukan sosialisasi Nomer Induk Dosen Khusus (NIDK) di beberapa perguruan tinggi di Indonesia.

Menurut Dirjen Sumber Daya IPTEK dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Ali Ghufron Mukti mengatakan bahwa NIDK merupakan suatu terobosan baru di dalam memberikan kemampuan bagi perguruan tinggi untuk merekrut multientri, tidak dimulai dari golongan 3 tetapi bisa merekrut profesor, rektor kepala, bahkan merekrut dosen dari para ahli dan praktisi.

Ghufron menambahkan, NIDK juga memiliki konsep sharing resorsis, untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, berdaya saing tinggi. Sehingga, perguruan tinggi bisa meningkatkan rasio dosen mahasiswanya dengan NIDK ini sehingga dengan NIDK, bisa memanfaatkan Profesor yang sudah pensiun untuk direkrut kembali. Selain itu, para Profesor yang tidak produktif ditahun 2018 nanti,akan diberhentikan. Tercatat jumlah profesor di seluruh Indonesia sebanyak 5100. (zum/nji)