SHARE

primaradio.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pesimistis Middle East Ring Road (MERR) II C akan bisa tuntas segera. Meski sebenarnya jalur yang diyakini pemecah kemacetan ini tersisa 1,6 kilometer (km).

Sementara itu, sisi selatan sudah ada jembatan kembar selebar MERR, yang sudah dibangun Pemkab Sidoarjo. Jembatan ini persis di bawah jalan layang Tol Waru-Juanda. MERR IIC sebenarnya jalan penghubung tol untuk sementara. Ke depan, MERR yang akan terkoneksi dengan jalur lingkar timur Sidoarjo. Persis ujung MERR adalah jalan kampung di bawah jalan layang tol. Belok kiri dari Gunung anyar sudah pintu tol Waru-Juanda.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen Pengerjaan Jalan Nasional Metropolitan I Surabaya, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Sodeli mengatakan bahwa MERR itu jalan nasional yang diharapkan terkoneksi dengan proyek jalan lain. Tetapi yang mendesak, akses ke tol dan Bandara Juanda. Namun, Sodeli pesimistis bahwa pihaknya bisa cepat mengerjakan proyek MERR IIC. Sebab saat ini Pemkot Surabaya kesulitan membebaskan lahan di Gunung Anyar.

Dalam catatan BBPJN, dari ruas sisa 1,6 km, masih ada sekitar 750 meter yang belum bisa dibebaskan lahannya.
(zum/nji)