SHARE

primaradio.co.id – Sebuah studi dari University of Chicago mencatat bahwa 15 persen orang yang terisolasi akan berakhir meninggal dibanding orang yang merasa diinginkan.

Hal ini disebabkan, terputus koneksi dengan lingkungan dan orang sekitar dapat melemahkan kemampuan tubuh melawan virus, terjadi perubahan pada tekanan darah mengurangi beberapa tahun umur seseorang. Inilah yang membuat kesepian menjadi dua kali lebih berbahaya dibanding obesitas.

Beberapa gen sistem imun yang disebut gen CTRA lebih aktif pada mereka yang merasa sangat kesepian. Gen ini menekan respon imun yang menyerang virus sekaligus menimbulkan radang yang berujung pada sejumlah masalah kesehatan termasuk penyakit jantung hingga tubuh yang lemah. Selain itu, perubahan pada sistem imun dapat membuat orang menjadi lebih gelisah dan menurunkan motivasi, membuat seseorang lebih susah bersosialisasi.

Menurut Peneliti John Cacioppo mengatakan bahwa seseorang yang merasa kesepian mulai membuka diri dan berteman dengan orang lain lewat kerja amal. Bahkan juga tidak disarankan untuk langsung mencari dan menemukan cinta dalam hidup, cukup dengan membuka diri pada orang yang baru akan menjadi awal yang baik. (zum/nji)