SHARE

primaradio.co.id – Pelaksanaan tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini terbagi menjadi dua, yaitu computer based test (CBT) dan paper based test (PBT). Meskipun kedua jenis tes ini memiliki bobot yang sama, tetapi jumlah kuota peserta yang bisa mengikuti SBMPTN CBT terbatas.

Menurut Rektor Unair, Prof Muhammad Nasih, mengatakan bahwa saat melakukan pendaftaran, peserta akan diberi pilihan jenis ujian, CBT dan PBT, pada laman resmi SBMPTN 2016. Setelah itu, pendaftar dapat memilih lokasi ujian SBMPTN. Masing-masing PTN telah menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan SBMPTN CBT dari jauh-jauh hari.

Jatah SBMPTN CBT di Unair adalah sebanyak 160 peserta. Sisanya, Unesa menampung 60 peserta dan ITS juga mendapatkan jatah 60 peserta.
Sedang secara nasional, ada 2500 kuota disediakan untuk pelaksanaan SBMPTN CBT.

Nasih juga menambahkan, tidak ada ketentuan khusus dalam pemilihan SBMPTN CBT maupun paper based test (PBT). Apabila kuota SBMPTN di panlok Surabaya sudah habis, peserta dapat memilih lokasi ujian CBT di panlok lainnya.

Terkait pendaftaran, mekanisme dan jadwal pelaksanaan SBMPTN CBT maupun PBT sama. Peserta dapat mulai melakukan pendaftaran SBMPTN mulai 25 April mendatang. (zum/nji)